Foto Album

Sabtu, 10 Januari 2009

PUISI HATI


Kupersembahkan untuk saudaraku

Drs. Djaya Ali



Aku ceritakan kepadamu tentang mujahid yang ekonominya tak sebanyak para politisi elit,

Tentang calon pemimpin dengan banyaknya kebutuhan yang menghimpit,

Namun kulihat lapang dadanya tak menjadi sempit,

Dan tak pernah sedetikpun kulihat jiwanya menjerit


Cita-cita perjuangannya tetap digantungkan tinggi diatas langit,

Bersama dengan dzikir serta doa diwaktu luang dan diwaktu sempit,

Agar senantiasa tersenyum menikmati indahnya perjuangan yang sulit,

Dan tersenyum saat ruh ini terbang keatas langit


Dalam doaku dan dalam tangisku kepada Allah penguasa bumi dan langit,

Ku berkata,” Kemurnian dan kemulyaan cita-cita perjuangannya tak perlu kuungkit”,

Karna ku yakin malaikatmu dalam jiwanya adalah saksi yang tsabit,

Dan penghibur hati akan datangnya bantuan tentaramu dari langit




Allahumma malikal mulki tu’tilmulka man tasyaa

Watanziul mulka mimman tasyaa

Watu’izzu man tasyyaa

Watudzillu man tasyaa

Biyadikal khoir,innaka ’alaa kulli syai,in qodiir


Firmansyah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar